Tuesday, 3 July 2018

Inilah Beberapa Tips Tepat Memilih Motor dalam Keadaan Baru dan Bekas

Motor merupakan salah satu kendaraan bermotor roda dua yang paling banyak diminati karena lebih mudah digunakan. Motor juga sangat cocok untuk perjalanan perkotaan yang begitu macet. Saat ini kondisi motor baru maupun bekas tetap menjadi incaran pembeli saat ini, kondisi baru dan lama memiliki kelebihan sesuai kebutuhan.

Gambar terkait
 
Berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan ketika akan membeli motor baru diantaranya:

  • Pahami kebutuhan terlebih dahulu, misalnya motor untuk mengantar anak dan transportasi ke tempat kerja maka perlu motor yang hemat energi.
  • Pilihlah jenis motor yang tepat, tipe cub merupakan kebutuhan operasional untuk perjalanan jauh, biasanya digunakan oleh pria dan memiliki perawatan yang relatif murah, tipe matic dengan bagasi yang luas dan area kaki yang lebih lega, tipe sport yang mengedepankan sisi penampilan dan performa mesin.
  • Tentukan merek produk pilihan, produk yang cocok tentunya akan memberikan jaminan resale value yang lebih bagus dibandingkan dengan pesaingnya. Pertimbangkan juga nama besar yang tentu sudah menjamin spesifikasi, garansi dan kualitasnya.
  • Carilah informasi mengenai dealer resmi di daerah pembeli, hal ini untuk memudahkan layanan dan memudahkan pengguna motor untuk mendapatkan stock unit motor dan suku cadang asli.

Sebagai pembeli motor baru maka perlu berkomunikasi dengan sales dealer resmi. Biasanya marketing ini juga dapat berlangsung melalui sistem online. Beberapa cara untuk mengetahui motor dari merek tertentu dapat mengunjungi situs resminya yang akan menyediakan jenis motor, spesifikasi dan juga harganya. Dealer juga sudah mulai merambah pada situs belanja online terpercaya untuk transaksi yang mudah.

Berikut adalah tips memilih motor bekas diantaranya:

  • Cek harga pasaran, dapat mengeceknya melalui koran, majalah maupun situs online yang menjual motor bekas.
  • Cek nomor rangka serta mesin motor, sesuaikan dengan yang tertera pada STNK dan BPKB. Perhatikan dengan tulisan jelas pada nomor rangka serta mesin motor adalah asli bukan ketika kasar. Dapat juga menggunakan dengan SMS ke layanan polisi sesuai dengan wilayah.
  • Cek kondisi fisik, periksa kondisi bodi, spion, baut dan lain sebagainya apakah terlihat ada goresan atau kondisi yang terlihat retak dan pastikan semua spare part asli.
  • Cek kondisi oli motor, perhatikan ukuran oli yang terdapat dalam mesin. Usahakan ukuran oli tidak berlebihan karena akan membuat suara mesin lebih terdengar halus dari suara motor yang berisik.

Perlu juga mengecek speedometer, pastikan tidak adanya keretakan dan bekas pembongkaran dan jika diatas 20.000 Km maka dipastikan komponen mesin segera diganti. Selain diatas, hidupkan mesin motor terlebih dahulu dengan stationer atau langsam karena kondisi mesin tidak bermasalah dapat langsam kurang lebih 1.500rpm. Cek juga perpindahan gigi apakah terasa tersendat atau mudah dan jika terasa suara desiran berarti gigi primer motor sudah habis.

No comments:
Write comments