Monday, 30 October 2017

Voucher Diskon Toko Online Lebih Menguntungkan Produsen atau Konsumen? Simak Jawabannya Berikut!

Kebiasaan orang untuk belanja memang tidak bisa dihindarkan, seperti yang diketahui bahwa semua kebutuhan pokok sampai dengan kebutuhan pelengkap sekalipun membutuhkan belanja untuk bisa mendapatkannya. Didalam berbelanja mungkin Anda pernah mendapatkan voucher diskon ataupun voucher bentuk lainnya. Dari segi konsumen memang itu sangat menguntungkan karena pembeli bisa mendapatkan keringanan dalam pengeluaran karena menggunakan diskon. Namun terkadang voucher bisa digunakan setelah melakukan persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak produsen yang memberikan voucher. Misalnya harus belanja produk ini, belanja produk itu, belanja minimal, ataupun jenis ketentuan lainnya.

Selain dari bentuk voucher terkadang perusahaan ritel baik pada situs jual beli online ataupun toko konvensional sering mengadakan penawaran dengan berbagai tujuan. 

Berikut ini beberapa tipe promo yang sering digunakan adalah:

Voucher Diskon


1. Diskon bentuk presentase.
Cara pertama ini sudah banyak dilakukan dalam berbagai penawaran promo menarik. Cara ini mengharuskan produsen untuk memberikan penawaran harga dengan cara memberikan diskon, mulai dari yang terendah yaitu 5% sampai dengan yang tertinggi 50% lebih.

2. Nilai mata uang.
Kemudian ada lagi melakukan penawaran dengan cara memberikan potongan harga senilai mata uang misalnya dari 50 ribu rupiah atau tergantung dari penjual. Jika dibandingkan dengan jenis penawaran promo sebelumnya cara ini lebih banyak dilirik beberapa masyarakat.

3. Free shipping.
Cara ini sering dilakukan pada sebuah toko online ataupun situs jual beli online, cara ini tentunya mempunyai tujuan supaya lebih banyak pembeli yang tertarik. Trik ini dilakukan dengan persyaratan pemberian penawaran minimal order dan gratis ongkos pengiriman. Jika dilihat cara ini sudah banyak dilakukan oleh beberapa pelaku e-commerce.

4. Free gift.
Selanjutnya ada cara yang dilakukan dengan memberikan produk ataupun hadiah gratis untuk pelanggan yang telah melakukan transaksi. Sebenarnya cara ini tidak beda jauh dengan voucher diskon tetapi jenis pengaplikasiannya memang beda. Dengan cara ini pelaku bisnis juga dapat memanfaatkan untuk meningkatkan nilai value rata-rata pembelanjaan setiap konsumen dan juga dapat mengeluarkan produk yang slow moving.

Itulah beberapa jenis penawaran ataupun promo yang sering dilakukan baik toko online maupun offline. Tapi pernahkah Anda berfikir hal seperti itu lebih menguntungkan pihak mana. Seperti yang diketahui bahwa sebuah toko tentunya tidak ingin mengalami kerugian. Maka dari itu sebagai konsumen perlu berhati-hati juga dengan adanya sebuah tawaran diskon. Misalnya dari menaikkan harga terlebih dahulu sebelumnya, permainan angka, permainan kata-kata atau lainnya. 

Nah, berikut ini ada beberapa hal yang menjadi sebuah tujuan dasar penjual untuk melakukan sebuah promo, antara lain:

1. Memperkenalkan diri.
Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan beberapa toko baik itu fashion, kuliner atau apapun yang memberikan potongan harga atau promo spesial saat pertama kali opening.
2. Meningkatkan omset bulanan.
Kemudian bisa juga memberikan promo supaya banyak orang yang tertarik dan akhirnya melakukan transaksi.
3. Cuci gudang.
Beberapa perusahaan yang terlalu banyak barang stock yang belum laku sering menjadikan promo sebagai salah satu solusinya.

Nah, dengan beberapa penjelasan diatas dapat disimpulkan sebenarnya adanya promo itu dapat menguntungkan kedua pihak baik penjual maupun pembeli. Namun, sebagai konsumen juga harus lebih teliti lagi supaya tidak merasa tertipu. Maksudnya disini yaitu misalkan Anda mendapatkan voucher diskon atau pun promo lainnya harus dicek kembali barang yang akan dibeli tersebut. Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa penjual tentu tidak menginginkan toko atau perusahaan mengalami kerugian.

No comments:
Write comments